Starring : Matt Damon, Julie Stiles, Joan Allen, David Strathairn, Paddy Considine
Directed by : Paul Greengrass
Kyaaaaa, akhirnya bisa lihat nih movie!!!
Bourne Ultimatum merupakan seri terakhir dari trilogy The Bourne. Setelah film pertama dan kedua (The Bourne: Identity & Supremacy), movie yang dibintangi Matt Damon ini tentunya makin bertambah seru. Cinematography-nya perfect. Setting-nya juga tetap sama: berubah-ubah. Dari Moskow, Turin, Langley, London, Paris, Madrid, Tangier, dan…. New York tentunya. Dan mungkin inlah yang menjadi daya tarik The Bourne trilogy.
Jason Bourne (Matt Damon) masih berkeliaran dan dikejar-kejar oleh CIA. Di bawah komando baru, agensi intel besar itu bersikukuh bahwa Jason Bourne adalah orang berbahaya dan patut dimus
nahkan. Maka, mereka menugaskan agen-agen terbaik mereka untuk menangkap Bourne dan menghabisinya.
Tapi, (Bourne gitu loh!) tentu saja target mereka nggak akan tinggal diam. Demi menyingkap masa lalunya, dia mengambil berbagai kesempatan dalam kesempitan. Di awal cerita akan diperlihatkan seorang wartawan yang menulis tentangnya, dan sebuah misi rahasia intelligensi berkode ”Blackbriar”. Karena info ini, Bourne menemuinya dan hal itu membuat mereka dalam bahaya, karena CIA nggak akan membiarkan rahasianya terbongkar. Perburuan yang berakhir dengan tewasnya wartawan tersebut pun menghasilkan satu informasi baru yang mengantar Bourne pada Daniels, orang yang terlibat dalam Blackbriar.
Dan sebagainya… dan sebagainya…. (Lihat sendiri, kaliii)
Film ini dominan dengan adegan pelarian, kejar-kejaran, petak-umpet, adu otak dan fisik. Super tegang liatnya. Untuk adegan ”dewasa”…. kayaknya nggak terlalu. Paling cuma nol koma sekian persen. Tapi, jangan kira di film ini nggak ada unsur ”lophe-lophe”an. Waktu Jason Bourne dan Nicky Parsons jadi pelarian, suasananya jadi ”aneh” waktu mereka bicara berdua, misalnya. Sayang banget mereka nggak jadian. Tapi nggak masalah, toh bukan itu inti ceritanya. Lagian, pasti si sutradaranya sudah menyiasati supaya film terakhir ini tetap mengandung efek surprise dan nggak gampang ditebak.
Jadi, kita nggak bakal tahu endingnya sebelum liat sampai akhir. Berpikir tentang itu pun nggak akan sempat. Otak kita udah dihipnotis oleh keseriusan suasana yang sarat akan bahaya. Kita akan dituntun menyelami dunia Jason Bourne (atau David Webb, itu nama aslinya dalam cerita ini) tanpa mampu menerka-nerka apa yang akan terjadi. Tugas kita hanya duduk diam dan memelototi layar TV sampai di layar muncul tulisan ”THE END”. Dan di saat itu terjadi, kita baru sadar bahwa pantat kita pegel duduk terus selama 2 jam.


filem yang keren abis…
film matap,,,, kapan keluar seri berikutnya?????
ku tunggu lhoo…
film kereeeeeeeeen, nampilin teknologi yang canggih.kapan ya indonesia kaya gitu???
wuih pokoknya the bourne tak ada duanya deh!!!gw salut ma loe yang nulis segini banyaknya!!!liat blog gw balik y!!!
^-^
lebih asyik kalo baca novelnya dulu sblm nonton filmnya .
Sejak seri pertamanya novel Robert Ludlum ini nyata banget detail adegan dan dialognya , sedangkan narasi jalan sendiri . Menonton filmnya nenambah keasyikan sendiri, gak perduli pemerannya gak ganteng2 amat, action yg ga abis2 dan kejutan karakter2 di dlm film ini . Top deh
insan-insan intelijen indonesia bisa lebih hebat dari film murahan ini!!!!!!!!!
@iheda
ya…ya… belum sempet baca novelnya yang tuebel itu, tapi emang katanya versi novel dan film agak2 beda. yang jelas filmnya terbukti keren abis
@kalashnikov
ye, mungkin kalau di dunia nyata, intel kita emang gak ada matinya.
ini kan cuma film, bro! relax, nikmatin aja lagi
Intel Indonesia lebih ahli dr CIA, kalo mo bunuh orang, gak perlu dikejar2 banyak orang. cukup diracun aja, suruh pilot. beressss
@mbah_darmo
Hehehe, ngomongin kasus apa nih?
Salah satu film action terbaik…
Jika diperhatikan, jarang sekali terjadi ledakan-ledakan yang biasa digunakan untuk mendramatisir keadaan yang genting, meskipun sering terjadi adegan tabrakan mobil dengan jumlah yang banyak dan kecepatan yang tinggi….
Dan betul, waktu tidak terasa jika menonton film ini, soalnya baru aja nonton 3 judul skaligus (Identity-Supremacy-Ultimatum), tau-tau udah pagi, he he he…
Ayo buruan nomer 4 keluarrrrrrgghgh!!
cool abizz…..
gaya nya kere, kalem, tapi mematikan.style bourne yang jarang pake senjata kelihatan lebih tegang n pemberani banget….patut lah tuk dicontoh……
kalo bisa sih buat lagi film bourne tentang kisah yang lain…tapi style yang sama….pemainnya tentu si matt.ga bosen nontonnya….tapi kalo bisa dibuat tegang lagi…kalo yang udah kan kita masih bisa nafas, tapi ini dibuat tegang sepanjang film…..I’LL BE WAITING…
Ane dah 3 kali nonton neh pelem, jadi pengen nonton lagi hehehe…