Genres: Action/Adventure, Western and Adaptation
Starring: Brad Pitt, Casey Affleck, Sam Shepard, Mary-Louise Parker, Jeremy Renner
Directed by: Andrew Dominik
Bagi yang suka film bersettingkan tahun pra1900an, ini merupakan film yang tepat. Mengisahkan tentang pembunuhan sang Jesse James oleh seorang pengecut bernama Robert Ford, film ini berdurasi cukup panjang, namun semuanya berharga untuk dinikmati.
Selain Brad Pitt, kita akan disuguhkan bintang Casey Affleck, yang mulai terlihat aksinya di layar lebar sejak “Good Will Hunting” (1992) bersama sang kakak (Ben Affleck). Di sini ia akan memerankan peran sentral yang membutuhkan banyak kepiawaian bermain karena menuntut penegasan karakter “Bob Robert Ford” yang cukup rumit.
Bob Ford diceritakan sangat terobsesi dengan perampok bersaudara legendaris, Jesse James (diperakan oleh Brad Pitt) dan Frank James (Sam Shepard). Bob Ford lalu bergabung bersama kawanan perampok karena kecintaannya pada mereka.
Di kawanan perampok itu ada beberapa nama yang menjadi tokoh penting dalam cerita. Selain Jesse dan Frank, ada Charlie (kakak Bob Ford), Wood Hite (Jeremy Renner), Ed Miller (Garret Dillahunt), dan Dick Liddil (Paul Schneider). Mereka digambarkan memiliki hubungan yang jelek karena perseteruan internal.
Penggambaran Bob Ford di sini cukup jelas. Ia hanyalah anak kecil berusia 20 tahun yang ingin meniru idolanya dan jadi pahlawan. Dia sangat terobsesi dengan Jesse James dan rela melakukan apa saja untuknya. Tapi dengan mudahnya rasa cinta itu menjadi benci, bahkan sampai tega membunuh.
Apa yang menyebabkan Bob Ford sampai membunuh Jesse James dimungkinkan karena 2 hal: 1) Ia terlalu lelah dipermainkan dan diperolok oleh Jesse, dan 2) Ia ketakutan karena merasa akan dibunuh. Ia telah melakukan suatu kesalahan dan takut Jesse akan membunuhnya, makanya ia bunuh Jesse duluan.
Walaupun sepertinya Bob Ford menjadi pahlawan dalam film ini karena telah berhasil membunuh boss geng perampok yang sudah lama dicari-cari polisi, ia pada akhirnya menyesal telah membunuh Jesse James. Alasannya apa? Begini…
Jesse adalah sosok perampok yang sejak awal digambarkan sangat bengis dan kejam. Ia akan membunuh jika ada orang yang melawannya. Ia merampok dan tidak segan-segan mengorbankan nyawa. Tapi entah kenapa masyarakat sangat memuja-mujanya (hal yang baru kita ketahui kemudian).
Karena itulah, Bob Ford bukannya menjadi bintang, tapi malah mendapat cercaan masyarakat karena pembunuhan yang telah dilakukannya. Pesan moralnya adalah jangan terlalu terobsesi akan sesuatu dan jangan bertindak seperti pengecut, seperti Bob Ford ini.
Secara keseluruhan The Assasionation of Jesse James ini layak ditonton karena alur cerita yang di luar dugaan. Para pemainnya juga sangat menjiwai sehingga perasaan mereka juga dapat kita rasakan.
Hampir di seluruh cerita, film ini membuat kita tegang, terutama saat mendekati akhir. Suasananya dapet banget.


Waw, saya subscribe blog ini,dan resensi filmnya “dapet” banget! Keren!
Ni film bagus banget secara sinematografinya.
Secara cerita? Buat yang demen film koboi ful dar der dor lewatkan saja film ini.Durasinya yang panjang dan alurnya yang lambat bisa-bisa membuat penonton mengantuk.
Casey Affleck paling menonjol disini. Secara fisik dan wajah, dia memang sudah pas banget memerankan seorang pengecut.
Film ini sangat sayang banget dilewatkan, terutama untuk tamsya mata.
@F @ Bloggingly:
WOAH, THANKS! \o/
@gilasinema
Yap, Casey Affleck tambah profesional aja di dunia film, ga kayak kakaknya -_-”